Meningkatkan Iman dengan Tertib Lalu Lintas

بسم الله الرحمن الرحيم

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

  حمدا و شكرالله صلاة وسلا ما علي رسولله , قال الله تعالي في قرأنه الكريم : “بسم الله الحمن الرحيم ياا يهاالذين امنوا أطيعوا الله

  وأطيعواالرسول وأولي أمرمنكم  فإن تنازعتم في شيئ فردوها إلي الله والرسول إن كنتم تؤمنون بالله واليوم الاخر ذالك خيرو

  أحسن تأويلا “. الاية أما بعد.

  • Yang kami hormati polres kabupaten kebumen
  • Yang bijaksana segenap dewan juri
  • Yang bersemangat peserta musabaqoh
  • Serta hadirin dan hadirot rokhimakumulloh

Berdirinya saya disini, tidak lupa saya ucapkan terima kasih kepada sang pembagi waktu yang telah memberikan waktu dan tempatnya kepada saya untuk menyampaikan apa yang ada di hati saya, insyaalloh dengan judul : Meningkatkan Iman dengan Tertib/Disiplin Lalu Lintas

Teman-teman, alangkah besyukurnya kita bisa hidup di zaman modern seperti sekarang ini,   dimana ketika kita ingin pergi ke suatu tempat, kita dapat dengan mudah menggunakan kendaraan bermotor, seperti : angkutan umum, sepeda motor, mobil, ojek onlain, bentor dan lain sebagainya yang dapat mempurmudah kita sampai ke tujuan. Namun apakah kita pernah sadar dengan adanya fasilitas tersebut justru dapat merugikan kita sendiri apabila kita tidak menerapkan sesuai tata tertib/aturan dan tidak melaksanakan dengan disiplin ???

Contoh ada seorang anak yang sama orang tuanya dibelikan motor yang paling ngetrend, paling mahal saat itu, tapi dia masih belum terima, mungkin agar sedikit modis spionnya dilepas, joknya ditipiskan, lampu utama diganti, knalpot diganti worr, sayap-sayapnya dilepas, sampai motornya tak berbentuk seperti awalnya.Nah, setelah motor selesai dipermak atau istilahnya dimodif, anak tersebut mengendarai dengan kecepatan 120 CC atau bahkan lebih, sampai-sampai lampu merah pun diterobos, peluit polisi yang memperingatinya sama sekali dia hiraukan dia tetep saja melaju kencang seperti raja jalan, ternyata anak tersebut diikuti oleh polisi, sampai di tikungan dia tidak tau bahwa ternyata di dekat daerah situ ada operasi. Dengan tidak hati-hati dia menyeberang untuk menuju ke gang yang ada di seberang jalan. Dia tidak tau di belakangnya ada bentor, dia pun tertabrak dan jatuh berguling-guling hingga ke trotoar untungnya dia masih selamat.

Setelah diperiksa polisi dia dikenai sanksi atas pelanggarannya, mulai dari motornya yang tidak setandart, tidak memakai helm, tidak membawa STNK, tidak mempunyai SIM ditambah dia menerobos lampu merah, sungguh sial yang bertubi-tubi. Inilah salah satu contoh jika kita tidak menaati peraturan lalu lintas yang berlaku.Apakah dengan dampak yang seperti itu kita bangga ??

Teman – teman,,,,disiplin/taat itu indah, seperti kata-kata pada slogan dan Alloh SWT berfirman dalam Al Qur’an Surah An Nisa : 59

” بسم الله الرحمن الرحيم :ياا يهاالذين أمنوا أطيعوالله وأطيعواالرسول وأولي آلامر منكم”

Artinya : “Wahai orang-orang yang beriman, taatilah Alloh SWT dan Taatilah Rosul (Muhammad SAW), dan ulil Amri (pemegang kekuasaan) dari kalian.”

Kunci keselamatan kita baik di dunia dan akherat adalah taat (dalam hal kebaikan). اطاعة نعمة

“taat adalah nikmat”. Tujuan (maqoshid) adanya peraturan adalah untuk mengatur kehidupan manusia. Adapun hukum/peraturan ada 3, yaitu: hukum Alloh, hukum manusia, dan hukum alam.

Namun apakah kita sudah menanamkan disiplin dalam diri kita ? Saya rasa belum sepenuhnya terwujudkan, masih banyak ditemukan pelanggaran-pelanggaran disiplin terutama dalam hal disiplin lalau lintas. Menurut informasi yang saya dapat sebenarnya ada 5 faktor yang dapat menyebabkan tingginya angka kecelakaan lalu lintas diantaranya :

  1. Yang pertama dan yang paling banyak menjadi penyebab kecelakaan adalah faktor pengemudi atau diri kita sendiri, banyak kasus kecelakaan akibat pengendara yang ugal-ugalan di jalan, ada juga pengendara yang mengendai dengan keadaan mengantuk, kurang fit, atau dengan pikiran kacau.Sebagai pengendara umum sudah sewajibnya kita menjadi pengendara yang baik dimanapun kita berkendara.Jangan sampai mengendarai dengan ugal-ugalan atau dengan keadaan mengantuk. Kemudian kita harus memakai helm sesuai standart nasional indonesia.
  2. Faktor lalu lintas, hukum di Indonesia dinilai masih lemah, di luar sana masih sering kita temui kasus penyelewengan hukum yang dilakukan antara aparat dengan pelanggar lalu lintas, seperti kasus pelanggaran yang diselesaikan dengan cara damai(menyogok polisi). Hal semacam itu menjadikan beberapa pengendara tidak jera dan  masih melanggar aturan.
  3. Faktor jalan, di beberapa daerah masih banyak ditemukan jalan dengan kondisi rusak berlubang, tidak rata ataupun terlalu sempit sehingga mengakibatkan jalan mempunyai resiko kecelakaan yang tinngi, sebaiknya apabila kita melihat jalan denga kondisi rusak kita segera melapor ke pihak yang berwenang.
  4. Faktor kendaraan, kaca spion yang tidak di pasang lengkap, padahal kaca spion tersebut dibuat untuk mempermudah kita untuk melihat kendaraan yang ada di belakang kita sebelum kita menyebrang, kemudian kenalpot yang diganti tidak standart akan membuat bising pengendara lain.
  5. Faktor lingkungan, lingkungan ternyata juga berpengaruh terhadap  tingginya angka kecelakaan di suatu daerah, perilaku berkendara seseorang akan berubah yang awalnya berada di kawasan yang kurang tertib lalu lintas memasuki kawasan tertib, maka ia akan ikut berlperilaku tertib dan sebaliknya saat berasal dari kawasan yang tertib memasuki kawasan kurang tertib maka dia mengikuti budaya kurang tertib tersebut.

            Teman–teman …tertib berlalu lintas merupakan tindakan yang mulia dan dari kejadian-    kejadian yang sudah ada, tentunya kita sebagai orang yang terpelajar sudah dapat menarik kesimpulan bahwa peraturan tersebut dibuat untuk menjaga keselamatan diri kita sendiri. Maka dari itu marilah kita menaati peraturan lalu lintas yang sudah ada jangan sampai ketidak disiplinan yang kita lakukan mencelakakan diri kita sendiri dan orang lain.

Hadirin dan hadirot rokhimakumulloh,.,.,

Marilah kita wujudkan Negeri kita menjadi negeri yang aman, tertib, damai, dan tentunya               masyarakatnya beriman serta bertanggungjawab atas kemaslahatan ummat.Untuk mewujudkan itu semua pastinya membutuhkan proses (usaha) dan doa.Adapun  usaha yang dapat mewujudkan hal tersebut antara lain : adanya himbauan/penyuluhan tentang tertib lalu lintas yang diselenggarakan oleh pihak polisi maupun pihak yang berwenang, perhatian orang tua terhadap anaknya, kesadaran diri kita masing-masing dan lain-lain.Karena إن الله لايغير ما بقوم حتي يغيروا ما بأ ن فسهم “ Sesungguhnya Alloh tidak akan merubah suatu kaum melainkan mereka sendiri yang merubahnya”.

Yang ke dua dengan doa,” الدعاء سلاح المسلم” yang artinya doa adalah senjatanya orang muslim.Adapun doa yang masyhur yang berkaitan dengan keamanan, kemakmuran dan ketertiban masyarakat adalah doanya Nabi Ibrohim AS, sebagaimana tercantum dalam Surah Al Baqoroh : 126

بسم الله الرحمن الرحيم , وإذ قال إبراهيم رب إجعل هذا بلدا أمنا وأزق أهله من الثمرات من أمن منهم بالله واليوم الاخر

“Dan ( ingatlah) ketika Nabi Ibrohim berdoa, Ya Tuhanku, jadikanlah (negeri Makkah) ini negeri yang aman, dan berilah rezeki berupa buah-buahan kepada penduduknya, yaitu di antara mereka yang beriman kepada Alloh dan hari kemudian.”

Hadirin dan hadirot yang dimulyakan Alloh,,,,,,

Semoga dengan adanya peristiwa  dan himbauan di atas mampu meningkatkan keimanan dan kesadaran kita semua.Amiin.Demikian yang dapat saya sampaikan mohon maaf atas segala kekurangan dan kekhilafan.

والسلام عليكم ورحمةالله وبركاته

Beritahu teman 👇

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *